Langsung ke konten utama

انا لله وانا اليه راجعون

انا لله وانا اليه راجعون

Di akhir-akhir ini, pengumuman dari pak mudin kembali menjadi bahan obrolan paling hangat bagi masyarakat kami. Berbagai kalangan semua berantusias. Mulai dari bocah-bocah hingga mbah-mbah. Hanya saja isi pengumuman dari pak mudin tersebut pasti selalu mengagetkan dan menimbulkan kesedihan orang. Sebab pengumuman pak mudin tersebut dimulai dari kalimat istirja`, Ini yang menyedihkan dan yang mengagetkan, Ketika pak mudin menyebutkan siapa pemilik dari kalimat istirja` tersebut.

                Di masyarakat kami terdapat kesepakatan undang-ungang tanpa tertulis tentang persoalan pengumuman pak mudin Ketika diawali dengan kalimat istirja` “Apabila pak mudin memberikan pengumuman yang diawali dengan kalimat istirja` maka bagi siapapun yang berada di dusun kami tidak diperbolehkan mengeluarkan suaranya sedikitpun. Walaupun di kondisi mak-mak sedang merumpikan kembangnya desa namun perawan tua, bapak-bapak yang sedang asyik menggabur doro, anak-anak sedang seru memainkan betengan. Mau tidak mau mereka wajib membisu beberapa waktu sampai pengumuman dari pak mudin diakhiri dengan salamnya.

                Selanjutnya topik pembicaraan dari kalangan mak-mak, bapak-bapak dan anak-anak secara otomatis beralih ke pembicaraan pengumuman dari pak mudin.

                “Ya Allah, yu yu, pak M wingi lho masih mampir nek warung mbok tri beli kopi sama gorengan, innnalillah” kata salah satu dari mak-mak.

                “Oo pak M suamine yu Kiem kui tho? Saake istrine masih nom tur ayu, anak e papat iseh cilik-cilik” kata salah satu dari bapak-bapak.

                “Pak M kui sopo tho?” kata salah satu dari anak-anak.

                Perbincangan tentang pak M menjadi perbincangan rating teratas hanya karena pak M baru meninggalkan dunia dan akan memasuki akhirat. Itu saja. Toh kita nantinya juga bakalan menjadi lakon dari pembicaraan tersebut. Juga kita akan menjadi pengganggu rumpinya mak-mak tentang kembang desa yang perawan tua, asyiknya gabur doronya bapak-bapak dan serunya anak-anak main betengan. Dan yakin saja semua akan dipanggil sesuai urut absennya masing-masing.

                Maut tidak akan pernah berhenti mengintai seseorang, begitu tuhan memberikan perintah, Cabut nyawanya Man yalek! Tanpa menunda waktu seketika malaikat maut menyabut nyawa Man yalek.

 

Salatiga, September 24


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sampai ditaqdirkan bersama kembali 1

  Pada suatu siang aku bercerita kepada bunga melati yang ada dipot meja belajarku, tentang cerita-cerita yang mustahil untuk didengarkan, kepada manusia umumya. Maka dari itu sepanjang waktu siang hingga malam aku masih asyik berkisah, aku yakin bunga melati itu mendengarkannya namun hanya saja tidak mempunyai telinga seperti manusia, dan aku yakin dia mempunyai raut wajah dan mulut namun hanya saja tidak dapat dilihat langsung oleh manusia. Karena antara aku dan bunga melati itu mempunyai ruang dan waktu yang berbeda mempunyai nasib dan taqdir yang berbeda. cerita pertama yang aku kisahkan kepada bunga melati adalah tentang aku dan kucing. “dulu melati”, aku memulai bercerita dengan pandangan jauh kejendela kaca.. “aku punya kucing, kucing itu senang sekali kalau dipanggil dengan nama eong, tanda kucing itu senang dia sering membuat wajahnya begitu imut.  Dan saat itulah aku pun tergoda olehnya. Kucing itu setiap paginya, membangunkanku dengan elusan bulu halusnya dipipi...

"TO CHANGE OUR HABITS"

         Banyak kebiasaan terbentuk bukan karena kita sengaja memilihnya, tapi karena kita tanpa sadar melakukannya berulang-ulang. Lama kelamaan, kebiasaan itu berjalan dengan sendirinya dengan tanpa sepengetahuan. Itulah sebabnya, mengubah kebiasaan bukan hanya soal keinginan atau niat saja, tapi lebih dari itu. kita harus sadar terlebih dahulu akan kebiasaan itu. Kita tidak bisa mengubah sesuatu yang bahkan tidak kita sadari ada dalam diri kita.        Jadi, langkah pertama untuk berubah bukan seketika bertindak, tetapi mulai dengan menyadari apa yang selama ini kita lakukan tanpa sadar. Dengan menyadari sesuatu, gerak-gerik kebiasaan tersebut akan segera nampak bagi kita, bahwa yang sedang kita lalui adalah sesuatu ini dan itu.      Ketika kita sudah begitu yakin dan berani merubah kebiasaan maka langkah yang kedua adalah tindakan. Orang biasanya terjebak dalam langkah yang kedua ini. percaya atau tidak, fase ini adala...

Sampai ditaqdirkan bersama kembali 2

               Ketahuilah Nina, sebelum kau ingin bercerita kepada ku saat sore itu, sudah aku persiapkan catatan surat kepadamu dan surat ini adalah surat perpisahan. Di kala kau bercerita dari awal hingga akhir, sungguh penderitaanmu penderitaan yang besar. Tapi   penderitaan yang paling besar untukku adalah perpisahan ini. Sejak kau berkisah tentang kehilangan teman-temanmu, saat kau kehilangan kucingmu, aku menangis, menangis tanpa henti, karena sebentar lagi aku akan kehilanganmu.              Aku tahu kau berduka Nina, Kau ditinggalkan oleh rasa cinta. Namun andai kau tahu Nina, perpisahan ini haqiqatnya bukanlah dirimu yang kehilangan tapi diriku. Sebab apa, sebab kali pertama ini dalam seumur hidupku bisa berjumpa dengan manusia yang sebaik engkau, sejelita paras engkau, engkau selalu menyiramiku dengan air kehidupan dan memandikanku dengan hangatnya sinar pa...