langit sedang merindu
air matanya merintik diiringi dingin yang menusuk
matahari tahu, langit hatinya sedang kacau
makanya matahari tidak muncul dan melanjutkan kehangatan dibalik selimut kabut
tebal
awan juga tahu. Langit yang hatinya terporak-porandakan oleh kejamnya rindu
dia menghilang sejurus
semua makhluq sudah tahu. Saat burung-burung memberi tahu ke semua penjuru alam
semesta raya akan kegundahan hatinya langit
beberapa bentar bumi memerintahkan matahari, awan, angin, pohon-pohon,
burung-burung dan semua margasatwa untuk melaksanakan sebuah rencana
bumi seketika memberi aba-aba
sejurus matahari membuka tirai kegelapan dan memancarkan sinar hangatnya
awan-awan menggelembung putih berbondong-bondong keluar lalu berpencar
angin berhembus berlarian ke sana ke mari
burung-burung baris berbaris melingkar berhamburan
pohon-pohon menari dengan gaun daunnya
para margasatwa berkumpul saat Pelangi terbentuk
dan memeriahkan dengan kicauan dan ngaungan
langit terkejut bukan alang-kepalang.
M. Anis Khoirul Umam
Kajen 6 Desember 2020
Komentar
Posting Komentar